Senin, April 21, 2008

Putih Merpati

Aku terseok dalam kebimbangan

Yang ada hanyalah lilin – lilin keraguan

Menemani langkah ini

Aku ini mssih suci

Aku ini masih putih

Aku ini masih bersih

Aku tak mau kau kotori

Dengan semua puisi kepalsuanmu

Dengan semua nyanyian semumu

Aku masih ingin bebas

Lepas

Kenapa harus kau ganggu merpati itu

Dara itu

Yang sedang riang terbang melayang jauh

Tinggi ke angkasa

Memang dia berbeda dengan yang lainnya

Tapi pada hakikatnya dia sama

Kalau kau merayunya

Tunggu saja balasan dari Yang lebih berkuasa



Aku tahu dan ikut merasakan yang kau derita sahabatku…


Tidak ada komentar:

Ya Allah, jika sekarang masih terlarang, jangan Kau hadirkan siapapun. Jagalah sepotong daging ini, sebagaimana Engkau memfungsikannya sebagai penawar racun...