Rabu, Juli 01, 2009
Selasa, April 07, 2009
SEMUANYA BIKIN AKU KESEEEEEEEEELLL!!!
Tulung len, ngertikna aku secuiiiil bae...
Yach, paling ora aja tangi kawanen terus. Terus enteng banget ngomong "nitip ya Za... aku kan nembe tangi, durung adus..."
Wingi setengah dina luwih aku ngerjakna tugas neng PUSKOM. Kon neng umah... Toloooooong banget bersihna sing nggo maem. Wong dinggo bareng2. Mangan ka dokoh. Ngumbahi?? Aku meragukan. Paling ora sing kas dinggo koen wes... Aku ngumbahi dewek be ra papa koh!!!
Tapi apa?? Balik2 malah nggawe aku pengen sewot. PIring2e esih numpuk, kotor. Nambah kesel aku tok tau!!! Terus kon wingi pas tak tinggal ngerjakna tugas ngapain tok?? Oh, aku ngerti. Paling juga "berdormansi dan berhibernasi" kayak biasane. Ya kan??!!!! Huhhh!!! Yen tak singgung juga paling ngomonge "Oh iya Za, aku klalen je...!!!". Ngarti ora?? Aku pengen mutah!!!
Emange aku ora bisa kayak koen, hahh?!!! Aku juga bisa pren, yen aku gelem!!! Tapi sayange aku ora kuat urip kayak koen terus2an. Ora bakal olih apa2. Mbuh kwe untunge koen apa malange aku... Hhh!!! Sial kan??? Silahkan nyante2...
Mbengi, kas maem. Mbalakna buku. Sapa sih sing nyilih?? Koen kan... Oke, aku juga melu maca. Tapi sing aku sesali kwe kata2ne koen. Laka buktine, coy!!!
Awale ta, "Za, abot. Kyeh koen sing nyekel. Ngko gantian." Siale, aku nurut jal!!! Kweh... NURUT!!! Nuruti KEMANJAANMU. Kemanjaan sing wes kebangeten!!! Mugane aku ora betah neng kono. Salah sijine kwe...
Terus, awit koen ngomong kwe sampe rentalan. Aku kan sing nyekel... GANTIAN apane?? Goroh!!!!!!!!!!! Padahal aku wes nyenggol2 plastike maring koen. Eeehh, laka respon. Mung ngomong, "aduh!!!".
Soal mangan coy...
Terus bae kas mangan langsung turu. Koen ngarti ora kayak kwe kayak kelakuane APA?? (DUDU SAPA, lho!!!). Yach, muga2 koen bisa nebak. Mbok pisan2 gantian, esuk2 kon tangi ndisiti, terus nawari aku, "Za, pan nitip maem apa?". Kayane mustahil dech!!! Kecuali yen koen wes insap. Tapi mbuh kwe kapan. Yach, aku mung bisa nyoba terus sabar. Muga2 ngko olih kos2an sing kepenak. Yen individual yo wes sekalian...
Saiki...
Aku lagi neng ngarepe komputer neng PUSKOM. Pan ngerjakna tugas, sing dongene kelompok tapi terpaksa tak kerjakna dewek, tapi laka ide babar blas!!!!!
Selasa, Maret 17, 2009
Menikah Tanpa Pacaran


Menikah tanpa pacaran? Mungkin enggak sih? Apakah tanpa pacaran dapat mengenal calon pasangan? Apakah ada ada cara-cara sah dalam Islam untuk mengenal calon pasangan hidup? Apakah cukup penting mengenal isi pikiran calon pasangan kita? Apakah tidak cukup dengan hanya mengetahui cantik atau gantengnya dan kemudian apakah isi kantongnya? Apa mungkin?
Pertanyaan tersebut muncul ketika sepasang anak muda memutuskan untuk menikah tanpa pacaran terlebih dahulu. Segera ketika berita lamaran merebak di kalangan keluarga beberapa pihak bertanya-tanya kepada orangtua mereka. Kapan kenalnya? Di mana? Bagaimana? Koq bisa memutuskan menerima lamaran jika belum kenal?
Kenal adalah salah satu tahapan ukhuwah islamiyah, oleh karena itu tak heran jika orang banyak mempertanyakan keputusan menerima lamaran sebeum “kenal”. Pepatah mengatakan: tak kenal maka tak sayang.
Apakah sebelum menikah seseorang harus saling kenal? Jawabannya: ya, harus, meskipun seberapa “kenal”nya, dan apa yang perlu dikenal masih bisa didiskusikan. Jangankan dalam urusan jodoh, memilih teman-pun perlu mengenal lebih dahulu sebelum cukup percaya untuk pergi bersama.
Kecocokan harus ditimbang dengan kadar tertentu dan bahkan untuk aspek latar belakang sosial ekonomi dan pendidikan yang diistilahkan dengan se-kufu. Tapi yang paling penting diantara itu semua adalah masalah kesamaan pandangan hidup, aqidah dan akhlaq misalnya.
Sayangnya, dalam kebiasaan zaman sekarang yang namanya ajang saling kenal antara dua orang anak muda yang akan menikah adalah lewat hubungan palsu yang namanya pacaran. Mengapa palsu? Sebab seringkali ketika berpacaran kedua insan tersebut tidak memperlihatkan sifat-sifat asli mereka, malah cenderung konformistis, serba setuju dengan apa kata pasangannya. Walhasil “perkenalan”nya menjadi tidak sebagaimana aslinya. Apalagi ketika diwarnai perasaan kasmaran atau jatuh cinta. Seseorang yang sedang kasmaran cenderung berubah dari kebiasaan aslinya. Seorang pendiam bisa tiba-tiba terlihat periang sedangkan seorang yang periang tampak malu-malu kucing.
Kenapa sih mesti pacaran?
Pacaran dalam istilah sekarang adalah: sebuah bentuk hubungan antara sepasang anak manusia lain jenis yang mempunyai ketertarikan hubungan sex.
Pacaran dengan aktivitas pergaulan fisik tanpa norma Islam (sejak pegang-pegangan tangan sampai seterusnya) bukan hanya tidak perlu, bahkan juga tidak boleh atau haram dalam Islam. Sebab Islam melarang zina dengan arti sejak zina hati (melamun, bermimpi dengan sengaja, melihat foto dll tanpa pertemuan fisik), zina mata (melihat langsung, berpandang-pandangan dll) sampai zina badan (sejak pegangan tangan sampai hubungan sex sebenarnya). Meskipun untuk setiap perbuatan tersebut jenis dosa-nya berbeda, tetapi tetap saja semua adalah dosa. Zina badan dalam arti sampai hubungan sex terjadi jelas merupakan dosa besar.
Di sinilah letaknya masalah pacaran.
Jika saling mengenal merupakan sesuatu yang penting, itu tidak berarti pacaran menjadi boleh. Bahkan pacaran dengan sejumlah bahaya dosa jelas merupakan perbuatan yang harus dihindari sebab mengandung ancaman dosa besar.
Lalu bagaimana cara saling mengenal yang diperbolehkan?
Zaman sebelum ada teknologi canggih, para pendahulu kita biasa mengirim utusan ke pihak calon mempelai. Pihak pria mengirim seorang wanita terpercaya untuk “melihat” si wanita yang akan dilamar dan sebaliknya pihak wanita juga mengirim pria terpercaya untuk menyelidiki pria yang akan melamarnya. Untuk batas tertentu keduanya dibenarkan untuk saling melihat fisik. Batasannya adalah sejauh batasan aurat yang boleh dilihat umum (semua tertutup kecuali muka dan telapak tangan). Jika ingin melihat lebih jauh, harus mengirim utusan seperti di atas (wanita melihat wanita dan pria melihat pria).
Itu baru sebatas melihat secara fisik.
Sebagaimana sudah dikatakan tadi, aspek fisik bukan hal terpenting untuk dikenal. Aqidah , akhlaq dan fikroh jauh lebih penting sebab itu semua adalah hal-hal yang bersifat lebih menetap dan lebih berpengaruh dalam sikap sehari-hari.
Untuk mengenal dan memahami isi pikiran, aqidah dan akhlaq haruslah dengan cara peninjauan yang berbeda dengan mengenal hal-hal fisik. Untuk ini, selain mengenal langsung, juga lewat referensi.
Misalnya dengan mengirim utusan untuk menyelidiki isi pikiran tersebut, atau dengan cara bertanya secara langsung. Dapat dilihat di tulisan Benteng Terakhir sebelum ini yaitu yang berjudul: Fit and Proper Test.
Mengapakah Fit and Proper Test tentang isi pikiran, aqidah dan akhlaq jauh lebih penting daripada perkenalan fisik?
Jawabannya tergantung dari seberapa dalam seseorang yang ingin berkenalan tersebut memandang hidup ini. Jika ada seorang yang sehari-harinya punya ideologi: “emangnya gue pikirin”, yaitu ideologi cu-ek dan tak peduli makna hidup, dengan keseharian hanya memikirkan dandan (bersolek), kongkow-kongkow (kumpul-kumpul tak bermakna dengan teman-teman) dan hura-hura (semua aktivitas yang berhubungan dengan kesenangan duniawi yang meriah), maka ketika ia ingin berteman dan mungkin juga ketika ingin menikah ia akan mencari teman atau pasangan hidup yang sejenis.
Namun jika ada seseorang yang dengan serius menganggap bahwa hidup ini adalah untuk beribadah, beramal manfaat dan menggapai akhirat, maka ia akan sangat peduli untuk berteman dan apalagi berpasangan hidup dengan yang sejenis. Dan hal-hal seperti ini tak mungkin dikenal hanya dengan sekali lihat penampilan fisik. Penampilan fisik mungkin menipu. Seorang yang berkacamat tebal dan berfoto serius mungkin saja ternyata tukang banyol yang tak pernah berpikir panjang. Sementara mungkin saja seorang dengan pakaian tak ketinggalan gaul (tapi masih sopan) dan percakapan yang tak kuno ternyata lebih mampu lagi bicara panjang dan serius tentang makna hidup dan cita-cita akhirat. Sebab seorang yang ingin menggapai akhirat tak mesti meninggalkan dunia sama sekali.
Bahkan seorang yang beramal cerdas justru sanggup memanfaatkan hidup di dunia untuk optimalisasi pencapaian akhirat, dan itu dengan cara bergaul luas dan berdakwah luas.
Oleh karena itu, fit and proper test sebenarnya tetap berlaku pada setiap orang yang ingin memutuskan untuk menikah, (kecuali yang kawin kontrak untuk sekedar mendapat sepotong surat nikah guna kemudahan imigrasi). Pada dasarnya setiap orang ingin berdekatan dengan yang “sejenis”, se-aliran, se-pandangan. Apapun pandangan hidup yang dianutnya.
Bagi yang mementingkan urusan materi dan “kulit-kulit luar”, maka perkenalan fisik sangat penting, urusan isi pikiran cukup yang dangkal saja. Sebatas apa aliran musiknya, hardrock-kah atau slow machine? Sedangkan bagi yang berpikir mendalam maka isi pikiran dan cita-cita hiudp adalah lebih penting daripada fisik.
Kami sendiri berpandangan yang kedua.

Sebab menurut hemat kami, apa-apa yang sebatas kedalaman kulit dapat berganti dengan cepat, bahkan dengan mudah sirna. Cantik? Maaf ya, jika terlalu banyak ber-make-up maka pada usia 38an tahun sudah butuh face-lift. Jika salah make-up muka menghitam dan butuh jutaan rupiah untuk memperbaiki. Apalagi jika (na’udzubillah) kecelakaan, rusaklah semua. Jika kaya raya adalah ukuran tera-nya, maka credit crunch tempo hari sudah terbukti ampuh memiskinkan sejumlah orang kaya. Yang benar-benar ulet akan bangkit setahun dua tahun lagi, tapi yang tak pandai akan tetap bangkrut. Namun apa yang dihargai dari budi pekerti dan sikap perilaku tak akan terpengaruh credit crunch maupun usia lanjut. Sedangkan yang beraqidah salimah dan akhlaq karimah akan tetap mendampingi kita Insya Allah di SurgaNya. Amin.
disalin dari: http://inrasyad.wordpress.com/2009/02/28/menikah-tanpa-pacaran/#comment-61
Sumber : http://www.eramuslim.com/syariah/benteng-terakhir/menikah-tanpa-pacaran.htm
Kamis, Januari 08, 2009
My friends in SMA
They are……….. :
MOTO GP members
• Agam alias Gambrenk, anaknya gendut n tinggi
• Aji alias Anjot, orangnya alim ‘n suka ngomong pake basa jawa
• Andeka alias (aduh…sopo yo?? Lali aQ), dia jago banget yang namanya KIMIA
• Aola alias Owel, orangnya agak aneh tapi dia supel n baik ma siapa aja
• Anis alias (mmm…waduh.. lupa meneh), cewek ni agak manja
• Eni, kalo cewek ini pendiem banget..makanya susah dikasih julukan
• Ilmi (julukannya juga aQ lupa.Hehe…maaf), yang ini matanya sipit
• Indah, cewek ini cukup manis…
• Lutfi alias Baby big, dari julukannya aja udah ketauan kalo dia gendutt…
• Singgih alias Paketu, dia ketua kelas tapi dia agak pendiem gitu…
• Apin alias Mr. Through, kalo cowok ini jagonya Fisika…
• Khaqul alias Kheqe_boo, cowok ini adalah ustadznya MOTO GP.. diem2 dia ditaksir temen sebangku Q lho..Biarpun alim, dia jago volly lho!!!
• Mimi alias si Pipi merah, kalo dia lagi malu..pipinya langsung memerah…
• Uus, cewek ini posturnya emang agak pendek…biarpun pake jilbab tetep aja tomboynya keliatan
• Ina alias Inul, jangan kalian pikir dia itu mirip Inul ato jago ngebor kayak Inul ya…dia tuh alim banget…berjilbab
• Bayu alias You_eer, cowok ini putih…dia pernah mengalami peristiwa pahit, kehilangan orang yang sangat dia sayangi… (hiks…hiks..)
• Ikhsan alias ii alias ayam, lho koq ayam?? aQ juga sebenrnya nggak tau pasti sejarahnya dia dipanggil dengan sebutan "ayam". Dia jahil banget…dia juga suka main volly.
• Sri Pur alias amy, nah ini dia si pemuja rahasianya ustadz kita… Dia tuh sebenernya orangnya gampang jatuh cinta tapi hanya tiga sampe empat bulan tok. Tapi sama "ustadz"…lumayan lama koq. Ya…ada setahunlah…
• Lulu alias Loepit, kata temen2 sih…penampilannya dewasa…
• Siti, dia suka banget warna merah…Asal kalian tahu ya..dia tuh sejak kelas X, udah naksir sama Paketu Qta lho… (weleh..weleh…setia banget..)
• Nur Toyibah alias Toi, kalo cewek ini…mmm…baik koq orangnya… Tapi kadang2 dia tuh bertingkah yang bikin Qta pada ketawa…
• Vivin alias Menyenks, aduh…kalo cewek yang satu ini,genitnya bukan main…dia juga cerewt banget…
• Ido alias Wasenk, kalo yang ini vokalis salah satu band yang ada di SMANSAWIE…tapi tingkahnya itu lho…aneh…
• Sukma alias ncuk, dia anak dari salah satu guru di SMANSAWI juga…tapi, dia nggak pernah diajar sama bapaknya…
• Gian alias Giant, biarpun julukannya giant yang artinya raksasa…tapi badannya biasa aja tuh..Malahan bisa dibilang kurus… ( maaf,bukannya menghina…)
• Yusi, cewek ini sensitif banget…makanya kalo ngomong sama dia harus extra hati2 banget…
• Dwi alias Chooey, akhwat ni pinter Fisika. Mmmm… pa lagi y??
• Elok alias Ello’, cewek ni dulu temen MDA q.. Eh, ternyata ketemu lagi di SMANSA..
• Indah Pret alias Ciploex, ni dia cewek tomboy… ya, biarpun dia jilbaber.
• Isma, kalo dia….coba ta inget2 dulu ya??
• Marta alias Marmut [Marta Imut...nyaluke...], cewek ni punya kepede-an yang gede kayak badannya. Dia pernah disuruh jadi kuntilanak pas acara 17-an coz rambutnya yang panjang…
• Karunia elok alias Karel, cewek ini tinggi kurus… [hehe...af1] tapi dia baik hati, rajin menabung dan tidak sombong lho!!! [sung???!!!]
• Lani alias….[ngko ndisit, klalen], kalo dia sih…jagonya matematika… Makanya Bu Endang aja sampe hafal sama dia…
• Mei Sugi alias Me2y, ni dia yang ngembarin nama Q. Tapi, maklum juga sih… tanggal lahirnya aja sama. Cuma beda jam aja..Hehe… Eh, tahu g? Dia naksir sama _ _ _ _ _ _ _ mmm… siapa y???
• Novi, cewek item manis ini kayaknya agak tertutup. makanya aQ gak bisa mendeskripsikannya secara detail… [maaf ya...]
• Nurul Inayah alias Roe2, sekarang dia satu universitas ma Q. Lumayan.. ada temen dari kampoeng halaman yang sama. Dia tuh suka banget sama Sepak Bola ‘n tentu aja MOTO GP.
• Nurul S alias Sleepy, kenapa dipanggil Sleepy?? Soalnya pas pelajaran dia suka ngantuk, bahkan tidur. tapi biar begitu, dia itu ustadzahnya MOTO GP class lho…
• Yekti, dia ini cewek tomboy juga. Waktu lomba sepak bola aja dia kuat lari2, padahal waktu itu dia belum sarapan…
• Indra alias Brother alias Blacky, koq julukannya kayak nama anjing ya?? Dia tuh suka digosipin sama Mimi..Ehm… jangan2 emangada sesuatu diantara mereka berdua…Hayooo ngaku…
Terluka Lagi
Ketika cinta datang lagi dan pergi lagi
Ketika bahagia datang dan berlalu lagi
Ketika bunga bersemi dan layu lagi
Ketika daun menghijau dan gugur lagi
Aku berteriak
Ketika hatiku tertohok lagi
Ketika airmata ini tertahan lagi
Ketika dada ini sesak lagi
Ketika mendung menyelimuti
Aku kesal
Aku marah
Aku terluka lagi. . . lagi . . .
23rd february 2008, Saturday
Es Goyang & Becak Goyang
Masa kecil emang masa yang pualing enaaak… Belum mikirin sesuatu yang berat, kayak
beras 1 ton, traktor, itu kan berat… . Kembali ke cerita waktu aq masih
TK n SD.
Jengjerejreng……
Aq punya 3 saudara sepupu yang seumuran. Yang dua kembar, namanya N. I. Mariana
dan N. I Mariani,trus sepupuq yang satunya lagi D. A. Amanah. Kami ber4 sekolah
TK di tempat yang sama, TK Masyitoh… ( Hikshiks… jadi teringat masa kecilku…).
Kalo berangkat skul, kami diantar jemput sama sopir pribadi kami yang disewa
oleh ortu kami semua, Man Sukar. Nah,ceritanya, waktu kami pulang skul. Seperti biasa kami dijemput oleh sopir pribadi kami. Di sepanjang jalan kenangan… kami ber4 nyanyi2 lagu dangdut (hehehe…), lagunya Elvi Sukaesih ( kalo ga’ salah sih…), yang judulnya “Cubit2an” ( bener ga’ seeh judulnya??? ). Nah… di tengah jalan, kami liat ada yang jualan es krim, lebih tepatnya, Es Goyang. Berhubung kami kehausan maka
kami mengutus sopir kami untuk membelikan es Goyang itu. Nah, sambil nunggu es Goyang, kami pun nggak mau kalah. Yups… kami bergoyang di atas kapal sambil nyanyiin lagu Tante Elvi. Saking semangatnya, kami nggak sadar kalo perbuatan kami membuat kapal yang kami tumpangi bergoyang juga. Dan. . . . . Bruukkkk. . . . Kami ber4 jatuh ke samping. Untungnya waktu itu jalanan lagi sepi. Dan lagi, untungnya lagi. . . . ada beberapa tukang becak yang lagi mangkal. Sakiiiiiit banget jatuh dari becak . . . . Ga’ lagi2 dech, naik becak sambil goyang. . . .
If I Halal For U
Aku ingin menggenggam dan digenggam tanganmu
Aku ingin menjadi pelipur lara hatimu
Jika aku halal bagimu…
Aku ingin menjadi sandaran dan bersandar di bahumu
Aku ingin menjadi penyemangat hidupmu
Jika aku halal bagimu…
Akankah kau mengerti hati ini
Yang berdegup saat bersamamu, hingga panas memerahkan wajah ini
Jika aku halal bagimu…
Akankah aku mengerti hatimu
Saat duka mendalam mendera hidupmu
Hingga tak mampu untuk membaginya
Jika aku halal bagimu…
Yang aku inginkan agar aku memilikimu
Dan kau memilikiku
Jika aku halal bagimu…
Semoga ALLAH mendengarkan dan mengabulkan asa hamba yang hina ini
Amiin…
HURT
A little pain
You make me hurt
Deep in my heart
It is n0t your fauLt
Not y0ur fauLt
It is c0nditioN fauLt
Yesterday..
You madE me fly away
Now..
You fall me d0wn… Down
I just need s0me times
To c0ntroL my mind
To safE my fEeLing
May be I must throw this fEel away
Because I don’t find others way
Ya Allah, jika sekarang masih terlarang, jangan Kau hadirkan siapapun. Jagalah sepotong daging ini, sebagaimana Engkau memfungsikannya sebagai penawar racun...

